Mahasiswa Humas UMRI Hidupkan Akhir Pekan Anak Panti Asuhan Lewat Aksi "2 Hari Berbagi"

Jumat, 09 Januari 2026

PEKANBARU _ (Bentengmelayu.com) Suasana Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru terasa berbeda pada akhir pekan lalu. Selama dua hari, 13-14 Desember 2025, puluhan anak panti diajak bermain sambil belajar dalam sebuah program pengabdian masyarakat yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Melalui kegiatan bertajuk "2 Hari Berbagi", tim mahasiswa sukses mengubah rutinitas formal 28 anak panti menjadi momen penuh kreativitas dan pengembangan diri. Program ini dirancang khusus untuk menanamkan karakter, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengasah keterampilan komunikasi publik yang selama ini minim mereka dapatkan.

Mengisi Kekosongan, Membangun Kepercayaan Diri Ketua Pelaksana, Andika Tri Satya, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan. "Kami melihat hari-hari mereka didominasi oleh kegiatan sekolah, sementara ruang untuk mengasah soft skill dan keberanian berbicara sangat terbatas. Padahal, potensi mereka luar biasa," ungkapnya.

Berangkat dari analisis tersebut, tim yang berada di bawah bimbingan Dosen Dr. Berry Kurnia Vilmala, M.Pd, merancang serangkaian kegiatan edukatif yang partisipatif. Tujuannya jelas: mengisi kekosongan pembinaan non-formal dan membekali anak-anak dengan keterampilan yang akan memutus rantai ketidakberdayaan di masa depan.

Dua Hari Penuh Makna dan Tawa
Kegiatan dimulai pada Sabtu (13/12) di area masjid panti. Setelah sesi perkenalan yang hangat, anak-anak diajak mendalami materi pembinaan karakter berbasis nilai Kemuhammadiyahan dan dasar-dasar ilmu komunikasi. Suasana semakin hidup saat sesi praktik, di mana permainan seperti Tebak Gaya dan Tebak Lari berhasil memancing tawa sekaligus melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum.

Keceriaan berlanjut pada Minggu (14/12). Halaman panti disulap menjadi arena permainan seru seperti Kereta Balon, Memasukkan Sumpit ke Botol, hingga games kreatif “Siap-Kokang-Tembak-Dor” yang efektif memperkuat kerja sama tim dan ekspresi diri.

Harapan untuk Masa Depan Program yang didukung penuh oleh tim solid yang terdiri dari Dima Agrifviya, Rahadatul Aisyi Raziz, Jihan Tri Wahyuni, Putri Ayu Wulandari, dan lainnya ini berjalan lancar. Dr. Berry Kurnia Vilmala berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial. "Manfaat utamanya adalah menjadi support system bagi mereka, mentransfer karakter Muhammadiyah yang mandiri dan cerdas, serta memberikan kehangatan layaknya keluarga. Kami berharap ilmu komunikasi yang diberikan dapat mereka terapkan sehari-hari," tuturnya.

Dengan keberhasilan ini, tim mahasiswa merekomendasikan agar program serupa dapat direplikasi secara berkelanjutan untuk memastikan pemberdayaan anak-anak panti tidak pernah berhenti.