
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Di tengah hiruk-pikuk arus pagi dan kendaraan yang tak pernah berhenti, kepedulian dan sisi humanis Polri kembali terasa nyata. Jumat (23/1/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan tidak hanya hadir mengatur lalu lintas, tetapi juga menghadirkan secercah harapan bagi anak-anak sekolah yang berjuang mengejar mimpi di tengah keterbatasan.
Kegiatan pengaturan lalu lintas pagi yang rutin dilaksanakan Satlantas Polres Pelalawan kali ini terasa berbeda. Di sela tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Satlantas turut menyerahkan bantuan sosial berupa tas dan sepatu sekolah kepada anak-anak yang membutuhkan.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan penuh empati kepada masyarakat.
“Pengaturan lalu lintas pagi adalah tugas rutin kami untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Namun lebih dari itu, kami ingin hadir dengan hati. Hari ini kami berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang memiliki semangat besar meski hidup dalam keterbatasan,” ujar AKP Tatit.
Sebanyak empat personel Satlantas diterjunkan di lokasi. Selain mengatur arus kendaraan dan membantu penyeberangan pejalan kaki, para personel juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan para pelajar, menciptakan suasana akrab dan penuh kehangatan.
Momen paling menyentuh terjadi di depan SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci. Dua bersaudara, Bara dan Syla, hampir setiap pagi terlihat berdiri menunggu angkutan umum. Dengan sepatu yang telah sobek dan perlengkapan sekolah seadanya, keduanya tetap berangkat ke sekolah dengan semangat yang tak pernah surut.
Pemandangan itu tak luput dari perhatian personel Satlantas Polres Pelalawan yang setiap hari bertugas di lokasi tersebut. Melihat kegigihan dua beradik itu, hati para polisi pun tergerak. Tanpa ragu, mereka membelikan sepatu dan tas baru sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas semangat belajar yang luar biasa.
“Bara dan Syla adalah contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah pada pendidikan. Setiap pagi kami melihat mereka berjuang dengan kondisi apa adanya. Itulah yang mendorong kami untuk membantu. Semoga bantuan kecil ini bisa menjadi penyemangat dan kelak mereka tumbuh menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga,” tutur AKP Tatit dengan penuh harap.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, dan pengayom masyarakat. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menumbuhkan kepercayaan publik,” tegasnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, situasi lalu lintas di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Lebih dari itu, aksi sosial Satlantas Polres Pelalawan menuai respons positif dari masyarakat dan pihak sekolah, yang mengapresiasi kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda.
Di balik seragam dan peluit lalu lintas, tersimpan ketulusan hati—bahwa di jalanan pagi Pelalawan, polisi bukan sekadar pengatur arus, melainkan pembawa harapan.