Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, (Satlantas) Polres Pelalawan operasi, diarahkan pada pemeriksaan kendaraan angkutan umum, terutama bus

Rabu, 04 Februari 2026

PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan kembali menggencarkan kegiatan penertiban dan pengawasan lalu lintas, Rabu (4/2/2026). Kali ini, fokus operasi diarahkan pada pemeriksaan kendaraan angkutan umum, terutama bus, serta penindakan pelanggaran melalui sistem tilang elektronik (ETLE).

Operasi yang dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pelalawan tersebut bertujuan untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi memenuhi standar kelaikan jalan, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada bus, mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fisik kendaraan, hingga aspek keselamatan seperti sistem pengereman, lampu, kondisi ban, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Hasilnya, pada hari ketiga operasi, Satlantas Polres Pelalawan mencatat sebanyak 11 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui ETLE. Selain penindakan, petugas juga memberikan 20 teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.

Tak hanya bersifat represif, operasi ini juga diwarnai dengan kegiatan edukasi dan imbauan langsung kepada para pengguna jalan. Petugas mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Rizkyan Tatit Hanafi, S.T.K., S.I.K.,M.H,mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum.

“Edukasi dan imbauan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan bersama demi keselamatan,” ujar AKP Tatit.

Ia menegaskan, pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan umum menjadi perhatian khusus karena menyangkut keselamatan banyak penumpang. Kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan penumpang adalah yang utama. Karena itu, kami pastikan angkutan umum benar-benar laik jalan,” tegasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Pelalawan berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Warga pun diimbau untuk mendukung operasi ini dengan mematuhi aturan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.