
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Organisasi Paguyuban Minang Riau melalui Ikatan Wanita Minang Riau (IWMR) Kabupaten Pelalawan menyalurkan santunan kepada 85 anak yatim dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/8/2026) malam di Masjid Al Muhajirin, yang berada di belakang Polsek Pangkalan Kerinci.
Kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin IWMR Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan setiap malam 17 Ramadhan. Program tersebut bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan suasana sukacita menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Acara ini turut dihadiri oleh pengurus Masjid Al Muhajirin, pengurus Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR), pengurus IWMR, pengurus Ikatan Pemuda Minang Riau (IPMR) Kabupaten Pelalawan, Bundo Kanduang Minang, serta para anak yatim yang menerima santunan pada bulan penuh berkah Ramadhan 1447 H/2026 M.
Ketua IWMR Kabupaten Pelalawan, Hj. Elfidawati, S.Pd., M.Pd., yang juga menjadi koordinator pelaksanaan kegiatan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim merupakan hasil pengumpulan dana yang dilakukan secara rutin oleh IWMR melalui kegiatan wirid Bundo Kanduang yang dimulai sejak 1 Syawal setiap tahunnya.
“Alhamdulillah, dana yang berhasil kita kumpulkan untuk santunan anak yatim tahun ini berjumlah Rp21.250.000. Dana tersebut kita bagikan secara merata kepada seluruh anak yatim yang berjumlah 85 orang,” ujar Hj. Elfidawati.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial masyarakat Minang di Kabupaten Pelalawan, khususnya kaum ibu yang tergabung dalam IWMR, untuk terus berbagi dan membantu sesama, terutama anak-anak yatim.
Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota paguyuban Minang di Kabupaten Pelalawan serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Hj. Elfidawati berharap santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Kami berharap kepada anak-anak kami, semoga santunan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai yang diberikan, tetapi dari keikhlasan dan kepedulian kita bersama agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan di hari Idul Fitri nanti,” tutupnya.
Kegiatan santunan ini pun berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan di tutup dengan berbuka bersama. Para anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima santunan tersebut, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka menjelang perayaan Idul Fitri.