
RIAU _ (Bentengmelayu.com) kabupaten Pelalawan, pangkalan kerinci, ada beberapa instansi pemerintahan mengeluh dengan defisit anggaran Sedangkan instansi Badan Gizi Nasional (BGN) seenaknya saja melakukan pengadaan motor listrik untuk kepala SPPG
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar dan pertanyaan yang sangat serius " apakah benar negara kita sedang mengalami defisit dana anggaran ?
Sedangkan manajemen kerja di dapur MBG belum ter realisasikan secara terstruktur, sistematis dan masif dan ada juga kepala SPPG yang memotong upah gaji relawan tanpa alasan sedangkan kepala BGN Dadan hindayana malah memberikan Kepala SPPG motor listrik secara gratis dengan pengalihan isu untuk mempermudah operasional MBG.
Hal ini bisa menimbulkan ketidakadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Padahal proposal pengajuan pengadaan motor listrik untuk kepala SPPG pernah di tolak Menkeu RI Purbaya Sadewa dan tiba-tiba motor listrik untuk kepala SPPG itu Ada tanpa sepengetahuan Menkeu RI Purbaya.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan hindayana mengatakan "Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4).
Pengadaan motor untuk Kepala SPPG dapat berpotensi korupsi dana anggaran negara Untuk itu kami mempertanyakan secara transparan mengenai proposal rincian anggaran biaya.
Agung Maulana ketua umum kesatuan mahasiswa peduli kebijakan sosial (KMPKS) menilai bahwasanya pengadaan motor listrik untuk kepala SPPG salah satu dalih untuk melakukan korupsi dana anggaran negara
Untuk itu agung Ketua KMPKS menegaskan dan menantang Kepala Badan Gizi Nasional Dadan hindayana untuk berdialog secara terbuka mengenai pengadaan motor listrik untuk kepala SPPG
Jika motor listrik gratis untuk kepala SPPG tidak di tarik kembali kami akan melakukan aksi Demontrasi nasional untuk mencopot Kepala Badan Gizi nasional Dadan hindayana "tegas Agung Ketua KMPKS"