PTUN Pekanbaru Sidang Perkara Izin PT PKS, IUP Diterbitkan Dilokasi HTI
Rebutan nomor urut, dua caleg PAN duel hingga tewas
WANITA TEMAN WAKIL BUPATI ROHIL DIHOTEL TERNYATA SEORANG PEJABAT
MBG Tak Memenuhi Gizi, Kepala Sekolah dan Orangtua di Pelalawan Kecewa
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Delapan dari sepuluh kepala sekolah di Kabupaten Pelalawan keluhkan porsi makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kondisi ini juga memicu kekecewaan di kalangan orangtua sebagai penerima manfaat dari program pemerintah tersebut.
Bagaimana tidak, menurut sejumlah kepala sekolah, dapat dipastikan menu makanan yang diberikan kepada siswa tidak memenuhi standar gizi seimbang sebagaimana pedoman yang ditetapkan pemerintah.
Bahkan, Kepala Sekolah juga menyebutkan dalam satu porsi atau ompreng makanan yang dibagikan kepada peserta didik, hanya terdapat nasi putih, sayur bening, empat butir buah lengkeng, dan beberapa lauk tambahan yang dinilai tidak mencukupi kebutuhan gizi harian anak.
"Sebetulnya sudah lama kami melihat bahwa gizi yang terdapat dalam menu satu porsi makanan tersebut tidak memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah," ungkap salah seorang kepala sekolah.
Tidak sampai disitu saja, beberapa orangtua juga menilai kebanyakan SPPG di Kabupaten Pelalawan bekerja secara asal-asalan tanpa memperhatikan unsur gizi dan kualitas bahan pangan. Bahkan, beras yang digunakan diduga bukan berasal dari jenis premium sebagaimana standar program.
"Hampir setiap hari kami mendapat keluhan dari anak kalau makanan yang diterima anak tersebut kurang layak dan tidak pantas untuk dimakan, sampai-sampai anak tidak mau makan," ungkap Santi (38) orangtua murid.
Untuk itu, orangtua murid berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti keluhan orangtua dan kepala sekolah dengan cara memberikan teguran atau sanksi kepada pihak dapur penyedia agar bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hal senada juga diungkapkan Arlail Reza, SH salah seorang aktivis mengingatkan agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak dijadikan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi oleh pihak-pihak tertentu.
"Jangan jadikan program ini sebagai ladang bisnis. Jika penyaluran MBG terus dilakukan tanpa memperhatikan standar gizi, maka yang menjadi korban adalah anak-anak generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas," ingatnya.
Menurutnya persoalan ini bisa terjadi akibat kelalaian mitra dapur atau kurangnya pemahaman terhadap petunjuk teknis penyaluran MBG, sehingga mitra hanya mengutamakan mencari keuntungan dibandingkan gizi anak.
Ia pun mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mitra penyedia makanan di wilayah Kabupaten Pelalawan. "Kita berharap pemerintah dapat mengevaluasi dan pengawasan kinerja dari SPPG yang ada di Kabupaten Pelalawan," ulasnya.(*)
Polres Pelalawan akan menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Polres Pelalawan men.
Viral Video Dugaan Kontes Waria di THM Pekanbaru, PW Hima Persis Riau: Tutup, Jangan Ada Ruang Promosi LGBT di Tanah Melayu!!
PEKANBARU _ (Bentengmelayu.com) Beredarnya video vir.
Satpol PP Pelalawan Razia Kenakalan Remaja dan Warung Remang Jelang Ramadan
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Satuan Polisi Pamong.
Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Oknum DPRD Aktif Diperiksa di Mapolres Pelalawan
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Oknum anggota DPRD K.
Peduli Dunia Pendidikan, PT Tunggal Mitra Plantations Berikan Bantuan Mainan dan Sumur
ROHIL _ (Bentengmelayu.com) PT Tunggal Mitra Plantat.
Kapolda Riau Lepas 250 Personel Satgas Bangun Jembatan Merah Putih Presisi
PELALAWAN _ (Bentengmelayu.com) Sebanyak 250 persone.








